Tugas MK. TIK dlm BK

Lengkapilah dengan formula / Rumus yang sesuai dengan yang diminta dalam file latihan ini, File latihan di cetak dan dikumpulkan pada hari Kamis, 7 Juni 2012.
Demikian atas perhatiannya disampaikan terima kasih.

Membuat Tabel F, t dan R dalam Program MS. Excel

Adapun hasil pembuatan tabel F, t dan R dapat di download disini,

File Latihan MS. Excel  : Validitas dan Realibilitas

Facebook…???

Facebook…bagi yang masih awam terhadap internet mungkin terdengar masih samar-samar… tetapi bagi yang telah melek internet situs ini menjadi situs favorit yang wajib di akses pada saaat pertama kali mengses internet dan menurut sumber Kompas,  Saat ini ada lebih dari 175 juta pengguna aktif dengan berbagai fasilitas yang ada di situs itu. Facebook kini menjadi situs keempat yang paling sering dikunjungi di dunia.

Apasih isi Situs Facebook…? Facebook adalah situs web jejaring sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School.

Lewat situs ini, pengguna dapat memperluas pertemanan lintas benua, bahkan kembali ”bertemu” dengan kawan-kawan atau pacar lama yang tidak terlihat lagi seusai perpisahan sekolah. Presiden AS Barack Hussein Obama bahkan memanfaatkan situs ini sebagai salah satu cara untuk meraih dukungan dalam Pemilihan Presiden AS, tahun lalu.

Menarik bukan…diharapakan pada saat Anda memiliki Account atau sudah masuk dalam komunitas Anda bisa berkomunikasi dengan teman-teman baik yang sering Anda jumpai atau bahkan teman Anda yang sudah lama tidak Anda jumpai …Reuni Gitu…(itu kalau teman anda tidak gagap teknologi…hehehehe).

Fasilitas yang diberikan juga tidak kalah dengan situs-situs Social Network lainnya…antara lain berbagi unek-unek/opini, Gambar, Video Anda kepada teman-teman Anda, berkomunikasi dengan e-mail, chatting dan lain sebaginya…

Bagaimana cara mendaftar menjadi anggota Facebook…? mau…?Sabar Ya…?

Nilai Akhir MK. Komputer dan Internet Mahasiswa BK UPS Tegal

Nilai dapat dilihat di www.deddyprihadi.net

Koran Terakhir April 2040?

Era media cetak di zaman digital ini suram. Banyak ramalan menyebutkan, media cetak akan musnah dan menjadi sejarah. Philip Meyer, penulis buku “The Vanishing Newspaper“, meramalkan koran terakhir terbit pada April 2040. Demikian diungkapkan wartawan senior Harian Kompas, Ninok Leksono, dalam diskusi terbatas “Konvergensi Media: Peluang dan Tantangan New Media di Indonesia” di Jakarta, Selasa (9/12).

Ninok mengungkapkan, bayang-bayang suram media cetak ini ditunjukkan oleh kondisi real trend konsumsi masyarakat atas media cetak. Ia mengutip penelitian AC Nielsen yang menyebutkan oplah media cetak turun sementara konsumsi media digital justru naik. “Oplah koran turun 4 persen, majalah 24 persen, tabloid 12 persen. Sementara, penonton televisi naik 2 persen dan pengakses internet naik 17 persen,” jelas dia.

Selanjutnya, dari sisi karakteristiknya, media cetak dinilai sudah tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan masyarakat yang serba cepat. Distribusi media cetak terkendala faktor geografi, sementara internet meruntuhkan batas-batas tradisional itu. “Media cetak juga dinilai lamban. Periodesasi koran 24 jam tidak pas lagi dengan dinamika zaman. Sekarang masyarakat membutuhkan continous deadline,” terang Ninok.

Selain itu, ia menambahkan, tatanan masyarakat ke depan akan sangat diwarnai oleh generasi baru yang disebutnya generasi digital. “Generasi digital adalah mereka yang lahir setelah tahun 80. Bisa dibilang sejak lahir mereka sudah bersentuhan dengan teknologi. Mereka lebih senang main internet dan nonton tv daripada baca koran,” ujarnya.

sumber kompas.co.id

7 Peran Strategis Teknologi Informasi bagi Dunia Pendidikan

Dalam konteks inilah maka terlihat paling tidak terdapat 7 (tujuh) peranan strategis teknologi informasi bagi dunia pendidikan dasar, menengah dan tinggi antara lain :

1. Teknologi Informasi sebagai Gudang Ilmu Pengetahuan
2. Teknologi Informasi sebagai Alat Bantu Pembelajaran
3. Teknologi Informasi sebagai Fasilitas Pendidikan
4. Teknologi Informasi sebagai Standar Kompetensi
5. Teknologi Informasi sebagai Penunjang Administrasi Pendidikan
6. Teknologi Informasi sebagai Alat Bantu Manajemen Sekolah
7. Teknologi Informasi sebagai Infrastruktur Pendidikan

Artikel lengkap dapat Anda download pada www.deddyprihadi.net pada halaman Materi Kuliah.

Search Engine sebagai Penunjang Proses Pembelajaran

Pendidikan sebagai usaha “the acquisition of knowledge” pada hakekatnya merupakan suatu perjalanan hidup yang tiada henti, yang dimulai semenjak seseorang dilahirkan hingga yang bersangkutan kembali ke pangkuan sang pencipta. Sebagai seorang insan pendidikan saya merasa bahwa proses belajar pada jaman moderen ini amat menyenangkan. Mengapa kegiatan mencari ilmu dewasa ini menjadi mengasikkan ?, karena untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang dapat berkelana kemana saja untuk mencari sumber pengetahuan, berinteraksi dengan para ilmuwan dan profesor terkemuka, mengakses ragam perpustakaan kelas dunia, dan lain sebagainya tanpa harus beranjak dari tempat duduk. Semua itu mungkin karena perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, terutama setelah lahirnya internet di tengah-tengah masyarakat.
Internet sebagai sebuah jaringan raksaksa yang menghubungkan berjuta-juta komputer di dunia tidak saja berfungsi sebagai medium untuk tukar menukar informasi secara cepat dan murah, namun telah menjadi gudang pengetahuan yang tidak ternilai harganya. Dengan berkembangnya kuantitas pemakaian komputer dan meningkatnya jumlah penggunaan internet, maka nilai manfaat dari internet sebagai pusat ilmu pengetahuan pun bertambah secara ekponensial. Sayang, sebagaian besar dari mereka yang terbiasa berinteraksi di dunia maya rata-rata baru mempergunakan 5-10% “kekuatan” internet yang sebenarnya. Hal ini terjadi karena banyak pengguna internet belum mengetahui teknik searching yang tepat dan efektif agar yang bersangkutan dapat memperoleh data, informasi, maupun pengetahuan yang dibutuhkan. Sementara itu hampir seluruh sekolah terkemuka di Asia (juga di Australia, Eropa dan Amerika), telah mewajibkan kemahiran tingkat lanjut untuk mengakses internet sebagai prasarat utama yang harus dimiliki oleh stakeholder pendidikan. Mereka beranggapan bahwa jika para praktisi pendidikan tidak paham dan melek internet, maka sebuah sekolah dimana mereka mengajar masih jauh dari kreteria sebuah lembaga pendidikan yang ideal dan berkualitas.

Diantara banyak mesin pencari, seperti yahoo, altavista, lycos, allfheweb dan atau search.msn, Mbah Google (plesetan untuk Google yang sering terlontar pada saat saya mencari suatu informasi di dunia maya “Coba tanya saja Sama Mbah Google…” :)) karena dapat menampilkan banyak informasi sehingga dikatakan mbah, beranggapan bahwa seorang mbah pasti banyak pengalaman/mengetahui informasi) merupakan salah satu yang populer dan banyak digunakan. Seperti kebanyakan mesin pencari yang lain, Google dapat dijalankan dalam berbagai aplikasi peramban (browsing) seperti Internet Explorer, Netscape, Opera dan atau Mozilla melalui alamat www.google.com atau www.google.co.id (Indonesia). Secara umum mesin pencari akan melacak informasi yang terdapat pada komputer sumber data yang terjaring dalam satu jejaring global seluruh dunia. Masing-masing mesin pencari memiliki ciri tersendiri dalam pelacakan, misalnya: kecepatan pelacakan, ketepatan informasi, kuantitas situs pelacakan, teknik penelusuran, format dokumen yang dapat diakses dan lain sebagainya.

Bagi mahasiswa Universitas Pancasakti Tegal, modul Search Engine Google Bagian 1 dapat Anda Download pada www.deddyprihadi.net/download materi kuliah, semoga modul tersebut dapat membantu Anda dalam mencari Informasi didunia maya sehingga dapat menunjang proses  pembelajaran Anda di Universitas Pancasakti Tegal.